Sembilan Gereja

Hai hai…
Ketemu lagi sama coretan Via disini. Bulan Agustus lalu, pagi udah siap-siap untuk sebuah perjalanan ke luar negri. Kali ini nggak sendiri, ada et” yang nemenin (cie ciee . . .) 

Kali ini saya mengunjungi beberapa gereja di Jogjakarta dengan ujub doa khusus tentunya

Sembilan Gereja

Yang pertama saya mulai dari Gereja Santo Franciscus Xaverius sering dikenal juga dengan Gereja Kidul Loji. Berada di Jalan Panembahan Senopati, sangat mudah di jumpai karena lokasinya yang berada di tengah kota. Jadi kalau temen-temen dari Malioboro lurus sampai km nol nanti bisa belok ke kiri dan letak gereja di kanan jalan. Pada bagian belakang gereja ada tempat untuk adorasi, jadi di bagian barat nanti masuk ke selatan. Jangan kawatir ada papan petunjuknya.

Yang kedua adalah Gereja Santa Maria Tak Bercela terletak di Jalan Kemetrian. Sebelah barat malioboro, agak masuk gang sih guys. Pas kita sampai sana ketemu sama anak-anak kecil rame banget. Pada lari-larian di halaman gereja.

 

Yang Ketiga adalah Gereja Kristus Raja terletak di Jalan Melati Wetan, Baciro. Sebenernya gereja ini deket banget ya sama tempat kerja. tapi ini kali pertama saya mengunjungi gereja ini. Karna masih di bulan agustus, masih ada dekorasi merah putihnya.

Yang Keempat kita ke Gereja Santa Maria Assumpta yang terletak di daerah Babarsari, Jadi kalau kalian ketemu selokan mataram yang di seturan, dari perempatan itu ke timur aja, nanti gereja di kiri jalan. Ini Gereja Paroki loh guys, sebelumnya aku pernah misa Kamis Putih di gereja ini.

 

Yang kelima adalah Gereja Santo Yohanes Rasul terletak di Jalan Empu Panuluh. Sesampainya di halaman parkir gereja ini, timbul pertanyaan kenapa ndak mulai dari gereja yang deket kos dulu? Hehehe…

Kemudian yang keenam adalah Gereja Santo Alfonsus de Liguori yang terletak di daerah Sinduadi, Mlati. Kesan pertama saat masuk halaman tuu rasanya sejuk banget, karna banyak pohon di sekitar gereja. Dan nyaman banget ketika berdoa di dalam gereja ini, seperti ndak mau berhenti curhat sama PapiJesus.

Yang ketujuh adalah Gereja Santo Aloysius Gonzaga, masih di daerah Malti, Sleman. Tepatnya terletak di Jalan Magelang.

Yang kedelapan ada Gereja Maria Assumpta Pakem. Yang spesial adalah ada sumur di dalam gereja. terkenal dengan nama Sumur Maria Kitiran Mas.

 

Yang ke sembilan adalah Gereja Santo Petrus dan Paulus Babadan.

Okay gays, dari keseluruhan kunjungan kami ke gereja-gereja ini membutuhkan waktu sekitar empat hingga lima jam saja. Karena letak gereja yang bedekatan. Yupz, sampai disini dulu wisata rohani kita. Ketemu lagi di wisata rohani selanjutnya. bye bye….

One Comment

  1. joko yugiyanto September 16, 2017 Reply

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *